Video Deepfake Presiden Ukraina sebagai Bentuk Hoaks Digital: Tantangan Disinformasi dalam Medua Arus Utama
Abstract
Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara informasi diproduksi dan disebarkan, sekaligus meningkatkan munculnya hoaks serta manipulasi berbasis kecerdasan buatan seperti teknologi deepfake. Penelitian ini membahas tantangan yang ditimbulkan oleh hoaks digital terhadap media mainstream, terutama terkait pengaruhnya terhadap kredibilitas media dan upaya yang diperlukan untuk mengatasi penyebaran disinformasi. Melalui pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengkaji video deepfake yang melibatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan memanfaatkan data pendukung dari publikasi ilmiah, laporan berita, dan berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi deepfake telah berkembang menjadi bentuk disinformasi digital yang lebih kompleks dan mampu membentuk persepsi publik sehingga menghadirkan tantangan bagi media mainstream dalam menjaga akurasi informasi serta kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital, penguatan praktik fact-checking, serta kerja sama berbagai pihak menjadi langkah penting dalam menghadapi ancaman disinformasi digital di lingkungan media masa kini.
Keywords
Full Text:
PDF 10-18References
Aliah, N., Fadillah, N., Yusuf, Y., Pindan, N., & Novia, L. (2025). Etika jurnalisme di era digital: Tantangan dan strategi dalam menghadapi hoaks dan disinformasi. Jurnal Jurnalistik Dan Media, 1(1), 14–19.
Aziz, Z. A. (2025). Peran literasi media dalam menangkal penyebaran hoaks di era digital. Iotida: Journal of Da’wah and Communication, 5(2), 248–264.
Babelprov. (n.d.). Pentingnya daya kritis masyarakat tangkal hoax. Retrieved https://babelprov.go.id/artikel_detil/pentingnya-daya-kritis-masyarakat-tangkal-hoax
Bekti Prawito. (2021). Tantangan Dan Keunggulan Media Konvensional Dalam Era Digital. Universitas Pamulang, 3(2021), 1–15.
Dinas Komunikasi, I. dan S. K. C. (n.d.). Mengenal lebih jauh tentang hoax. Retrieved https://dkis.cirebonkota.go.id/artikel/mengenal-lebih-jauh-tentang-hoax
Fitrianingsih, I., Salma, Q., Sartika, R., & Nashrudin, A. (2026). Tantangan penerapan etika jurnalistik pada media online di Indonesia. PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 9(1), 149–162.
Juditha, C. (2018). Interaksi komunikasi hoax di media sosial serta antisipasinya. Jurnal Pekommas, 3(1), 31–44.
Marchanda, F., & Akmaluddin, T. (2024). Dinamika media komunikasi: Tantangan, peluang, dan transformasi dalam era digital. ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies.
Novanta, E. I. S., & Septiansyah, A. (2025). Bahaya hoaks di era digital dan upaya strategis untuk mencegahnya. Jurnal Media Akademik, 3(12).
Nugroho, A. , & Kurniawati, D. (2021). Strategi Literasi Digital untuk Menangkal Hoaks di Kalangan Remaja. Jurnal Ilmiah Komunikasi, 10(1), 45–56.
Parlementaria. (2018). Hoax jadi tantangan media mainstream. https://www.parlementaria.com/2018/02/09/hoax-jadi-tantangan-media-mainstream/
Sarjito, A. (2021). Hoaks, disinformasi, dan ketahanan nasional: Ancaman teknologi informasi dalam masyarakat digital Indonesia. Journal of Governance and Local Politics, 5(2), 175–186.
Suharyanto, C. E. (2019). Analisis berita hoaks di era post-truth: Sebuah review. Jurnal Masyarakat Telematika Dan Informasi, 10(2), 37–49.
Syaputra, M., & Sartika, K. (2025). Peran jurnalisme warga dalam menangkal hoaks di era digital. Jurnal Media Dan Komunikasi, 2(2), 50–55.
Tresnawati, A., Darmawan, A., & Surachman, A. (2023). Peran penting literasi digital dalam memerangi hoaks dan ujaran kebencian di media sosial sebagai tantangan komunikasi di masyarakat digital. Jurnal Omnicom, 9(2).
Stubbs, J., & Bing, C. (2022). Deepfake footage purports to show Ukrainian president capitulating. Reuters. https://www.reuters.com/world/europe/deepfake-footage-purports-show-ukrainian-president-capitulating-2022-03-16/
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Komunikasi, Seni, dan Budaya: Samma Vaca




